{"id":1285,"date":"2023-08-08T10:04:18","date_gmt":"2023-08-08T03:04:18","guid":{"rendered":"https:\/\/af.co.id\/id\/?p=1285"},"modified":"2024-04-05T13:44:20","modified_gmt":"2024-04-05T06:44:20","slug":"pelaksanaan-literasi-keuangan-2023","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/af.co.id\/id\/?p=1285","title":{"rendered":"Pelaksanaan Literasi Keuangan 2023"},"content":{"rendered":"\n<p>pada Masyarakat UMKM Kota Magelang<br>bertempat di Kantor Pusat Armada Finance Kota Magelang<br>pada tanggal 12 Juli 2023<\/p>\n\n\n\n<p>Materi : <\/p>\n\n\n\n<p>Literasi Keuangan<br>A. Pengertian Literasi Keuangan<br>Literasi keuangan merupakan kebutuhan dasar bagi setiap orang agar terhindar dari masalah keuangan.<br>Kesulitan keuangan bukan hanya fungsi dari pendapatan semata (rendahnya pendapatan), kesulitan keuangan juga dapat muncul jika terjadi kesalahan dalam pengelolaan keuangan (missmanagement) seperti kesalahan penggunaan kredit, dan tidak adanya perencanaan keuangan.<br>Keterbatasan finansial dapat menyebabkan stres dan rendahnya kepercayaan diri, bahkan untuk sebagian keluarga kondisi tersebut dapat berujung pada perceraian.<\/p>\n\n\n\n<!--more baca selanjutnya...-->\n\n\n\n<p>B. Mengapa Literasi Keuangan Penting?<br>\nKebutuhan individu dan produk finansial yang semakin kompleks menuntut masyarakat untuk memiliki financial literacy yang memadai.<br>\nMemiliki penguasaan ilmu serta skill di bidang keuangan mendorong individu untuk memahami dan terlibat isu-isu nasional di bidang keuangan seperti biaya perawatan kesehatan, pajak, investasi, dan memiliki akses ke dalam sistem keuangan. <br>\nKurangnya literasi keuangan dapat mengakibatkan rendahnya akses ke lembaga keuangan dan menghambat kemakmuran, sebab menurut calon anggota Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Soetiono, akses yang luas ke sistem keuangan atau  sistem keuangan yang mencakup usaha mikro, masyarakat miskin dan kaum wanita,<br>\nserta rumah tangga produktif, maka bisa menurunkanyang bertujuan untuk meningkakan tingkat melek keuangan masyarakat Indonesia (financial literacy).<\/p>\n\n\n\n<p>C. Siapa yang Harus Memahami Literasi Keuangan<br> Kemelekan finansial (financial literacy) merupakan salah satu faktor penentu kesejahteraan individu dan secara tidak langsung memengaruhi tingkat perkembangan ekonomi masyarakat. Berbagai studi yang dilakukan menunjukkan<br> terdapat kaitan yang positif antara tingkat financial literacy masyarakat dengan kondisi ekonomi suatu negara. <br> Melihat pentingnya financial literacy tersebut, maka Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia mendorong peningkatan kondisi financial literacy masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia.<br> Selain itu, financialliteracy merupakan salah satu pilar dalam kebijakan pencapaian financial inclusion di Indonesia.<br> Maka dengan urgensi tersebut, masyarakat sebagai bagian dari Indonesia harus memahami dengan baik tentang persoalan literasi keuangan ini.<br> Sosialisasi dan edukasi pun dapat dilakukan untuk lebih memahamkan masyarakat terkait dengan literasi keuangan ini.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"739\" src=\"https:\/\/af.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/literasi-2023g-Copy-1024x739.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1286\" srcset=\"https:\/\/af.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/literasi-2023g-Copy-1024x739.png 1024w, https:\/\/af.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/literasi-2023g-Copy-300x216.png 300w, https:\/\/af.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/literasi-2023g-Copy-768x554.png 768w, https:\/\/af.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/literasi-2023g-Copy.png 1444w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>A. Pengetahuan Dasar mengenai Keuangan Pribadi (Basic Personal Finance)<br>\nPengetahuan dasar mengenai keuangan pribadi mencakup pemahaman terhadap<br>\nbeberapa hal-hal yang paling dasar dalam sistem keuangan seperti perhitungan tingkat bunga sederhana, bunga majemuk, pengaruh inflasi, oportunity cost, nilai waktu dari uang, likuiditas suatu aset dan lain-lain.<\/p>\n\n\n\n<p>B. Manajemen Uang<br>\nAspek ini mencakup bagaimana seseorang mengelola uang yang dimilikinya serta<br>\nkemampuan menganalisis sumber pendapatan pribadinya.<br>\nManajemen uang juga terkait dengan bagaimana seseorang membuat prioritas<br>\npenggunaan dana serta membuat anggaran.<\/p>\n\n\n\n<p>C. Manajemen Kredit dan Utang<br>\nAda kalanya seseorang mengalami kekurangan dana sehingga harus memanfaatkan kredit maupun utang.<br>\nSemakin tingginya kebutuhan dan tuntutan hidup mengakibatkan tidak semua pengeluaran dapat lagi dibiayai dengan pendapatan, seperti rumah dan kendaraan, serta biaya pendidikan.<br>\nMenggunakan kredit maupun utang dapat menjadi pertimbangan untuk mengatasi hal tersebut.<br>\nDengan sumber pendanaan berupa kredit maupun utang, individu dapat mengonsumsi barang dan jasa pada saat ini, dan membayarnya di masa yang akan datang.<br>\nPengetahuan cukup yang mencakup faktor-faktor yang memengaruhi kelayakan kredit, pertimbangan dalam melakukan pinjaman, karakteristik kredit konsumen, tingkat bungan pinjaman, jangka waktu pinjaman, sumber utang atau pun kredit dan lain lain sangat dibutuhkan agar dapat menggunakan kredit dan utang secara bijaksana.<\/p>\n\n\n\n<p>D. Tabungan<br>\nTabungan (saving) adalah bagian pendapatan masyarakat yang tidak digunakan untuk konsumsi. <br>\nMasyarakat yang mempunyai penghasilan lebih besar dari kebutuhan konsumsi akan mempunyai kesempatan untuk menabung.<\/p>\n\n\n\n<p>E. Investasi<br>\nInvestasi (investment) adalah bagian dari tabungan yang digunakan untuk kegiatan ekonomi menghasilkan barang dan jasa (produksi) yang bertujuan mendapatkan keuntungan. Jika tabungan besar, maka akan digunakan untuk kegiatan menghasilkan kembali barang dan jasa (produksi).<br>\nDalam berinvestasi, terdapat banyak instrumen insvestasi yang dapat dipilih individu, baik pada aset riil seperti tanah, properti, emas, maupun aset keuangan seperti saham, obligasi, sertifikat deposito, dan reksadana.<\/p>\n\n\n\n<p>F. Manajemen Risiko<br>\nRisiko bisa didefinisikan sebagai ketidakpastian atau kemungkinan adanya kerugian finansial.<br>\nRespon tiap individu berbeda-beda terhadap risiko, tergantung pengalaman masa lalu serta motivasi psikologis.<br>\nKebanyakan individu cenderung menghindari situasi yang menimbulkan rasa tidak aman ataupun tidak berkecukupan.<br>\nOleh karena itu, penting untuk dapat menghadapi risiko dengan cara yang logis dan terkendali.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara dan Contoh Membuat Laporan Keuangan Sederhana Untuk UMKM<br>\nLaporan keuangan yang dibuat pertama kali adalah laporan neraca. Laporan neraca ini dapat menunjukkan berapa sebenarnya harta yang dimiliki perusahaan. Serta berapa pula jumlah hutang yang sedang ditanggung. Ingat pada neraca jumlah harta dan modal + hutang nilainya harus sama. Jika bingung, berikut contoh laporan neraca sederhana yang bisa dijadikan referensi.<\/p>\n\n\n\n<p>Laporan keuangan sebetulnya sangat penting bagi perusahaan, baik skala kecil maupun besar. Sayangnya untuk perusahaan skala kecil, kadang masih<br>\nmengesampingkan hal ini. Salah satu alasannya adalah pembuatan laporan keuangan dianggap cukup rumit dan memakan waktu. Padahal ada banyak contoh<br>\nlaporan keuangan sederhana yang bisa dijadikan acuan.<br>\nSementara untuk perusahaan besar, mungkin laporan keuangannya sudah terstruktur rapi karena sudah dikerjakan oleh bagian akuntan yang berpengalaman.<br>\nBagi perusahaan kecil pasti masih terlalu awam soal pencatatan akuntansi. Tidak perlu khawatir, karena di bawah ini akan dijelaskan tentang cara membuat serta bagaimana contoh laporan keuangan sederhana.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagaimana Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana?<br>\nMeskipun masih dalam klasifikasi skala kecil, perusahaan tetap tidak boleh mengabaikan pembuatan laporan keuangan. Kebanyakan dari mereka hanya melihat omzet besar lalu tidak peduli dengan proses arus uang sebenarnya. Padahal membuat laporan keuangan sederhana cukup mudah. Berikut cara mudah membuat laporan keuangan sederhana untuk perusahaan kecil.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Buat Buku Catatan Pengeluaran<\/li>\n\n\n\n<li>Buat Buku Catatan Pemasukan<\/li>\n\n\n\n<li>Buat Buku Kas Utama<\/li>\n\n\n\n<li>Buku Stok Barang<\/li>\n\n\n\n<li>Buku Inventaris Barang.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Contoh Laporan Keuangan Sederhana Yang Diperuntukkan Bagi Usaha Kecil<br>\nSebelumnya sudah dijelaskan apa saja yang diperlukan untuk membuat laporan keuangan sederhana. Setelah semua data yang dibutuhkan siap, maka bisa langsung dibuat beberapa laporan keuangan sederhana. Secara umum laporan keuangan sederhana terdiri dari beberapa jenis. Berikut beberapa contoh laporan keuangan sederhana.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh Laporan Neraca<br> Laporan keuangan yang dibuat pertama kali adalah laporan neraca. Laporan neraca ini dapat menunjukkan berapa sebenarnya harta yang dimiliki perusahaan. Serta berapa pula jumlah hutang yang sedang ditanggung. Ingat<br> pada neraca jumlah harta dan modal + hutang nilainya harus sama. Jika bingung, berikut contoh laporan neraca sederhana yang bisa dijadikan referensi.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" width=\"498\" height=\"398\" src=\"https:\/\/af.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Neraca.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1287\" srcset=\"https:\/\/af.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Neraca.png 498w, https:\/\/af.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Neraca-300x240.png 300w\" sizes=\"(max-width: 498px) 100vw, 498px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Contoh Laporan Keuangan Laba Rugi<br>Setelah laporan neraca berhasil dibuat, selanjutnya diteruskan dengan menyusun laporan laba rugi. Laporan ini akan menunjukkan berapa sebenarnya keuntungan yang diperoleh perusahaan. Selain itu dapat terlihat pula informasi tentang besarnya kerugian yang harus ditanggung pemilik usaha kecil. Berikut contoh laporan laba rugi sederhana.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" width=\"633\" height=\"524\" src=\"https:\/\/af.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/RL.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1288\" srcset=\"https:\/\/af.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/RL.png 633w, https:\/\/af.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/RL-300x248.png 300w\" sizes=\"(max-width: 633px) 100vw, 633px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Contoh Laporan Arus Kas<br>Setelah membuat laporan laba rugi, selanjutnya bisa mulai menyusun laporan arus kas. Tujuan pembuatan laporan ini adalah untuk mengetahui berapa jumlah arus kas yang masuk maupun yang keluar. <br> Membuatnya pun cukup sederhana, berikut contoh laporan arus kas untuk transaksi sederhana per januari 2020.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"510\" height=\"587\" src=\"https:\/\/af.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/arus-kas.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1289\" srcset=\"https:\/\/af.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/arus-kas.png 510w, https:\/\/af.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/arus-kas-261x300.png 261w\" sizes=\"(max-width: 510px) 100vw, 510px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<div class=\"alignnormal\"><div id=\"metaslider-id-1291\" style=\"width: 100%;\" class=\"ml-slider-3-100-1 metaslider metaslider-flex metaslider-1291 ml-slider ms-theme-default\" role=\"region\" aria-label=\"Inklusi 2023\" data-height=\"700\" data-width=\"1500\">\n    <div id=\"metaslider_container_1291\">\n        <div id=\"metaslider_1291\">\n            <ul class='slides'>\n                <li style=\"display: block; width: 100%;\" class=\"slide-1296 ms-image \" aria-roledescription=\"slide\" data-date=\"2023-08-08 10:02:22\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/af.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp-Image-2023-07-17-at-14.21.12-1-1416x660.jpeg\" height=\"700\" width=\"1500\" alt=\"\" class=\"slider-1291 slide-1296 msDefaultImage\" title=\"WhatsApp Image 2023-07-17 at 14.21.12 (1)\" \/><\/li>\n                <li style=\"display: none; width: 100%;\" class=\"slide-1297 ms-image \" aria-roledescription=\"slide\" data-date=\"2023-08-08 10:02:41\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/af.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp-Image-2023-07-14-at-16.20.43-1416x660.jpeg\" height=\"700\" width=\"1500\" alt=\"\" class=\"slider-1291 slide-1297 msDefaultImage\" title=\"WhatsApp Image 2023-07-14 at 16.20.43\" \/><\/li>\n                <li style=\"display: none; width: 100%;\" class=\"slide-1298 ms-image \" aria-roledescription=\"slide\" data-date=\"2023-08-08 10:02:49\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/af.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp-Image-2023-07-14-at-16.20.44-1-1416x660.jpeg\" height=\"700\" width=\"1500\" alt=\"\" class=\"slider-1291 slide-1298 msDefaultImage\" title=\"WhatsApp Image 2023-07-14 at 16.20.44 (1)\" \/><\/li>\n                <li style=\"display: none; width: 100%;\" class=\"slide-1299 ms-image \" aria-roledescription=\"slide\" data-date=\"2023-08-08 10:02:57\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/af.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp-Image-2023-07-14-at-16.20.42-1-1500x700.jpeg\" height=\"700\" width=\"1500\" alt=\"\" class=\"slider-1291 slide-1299 msDefaultImage\" title=\"WhatsApp Image 2023-07-14 at 16.20.42 (1)\" \/><\/li>\n            <\/ul>\n        <\/div>\n        \n    <\/div>\n<\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>pada Masyarakat UMKM Kota Magelangbertempat di Kantor Pusat Armada Finance Kota Magelangpada tanggal 12 Juli 2023 Materi : Literasi KeuanganA. Pengertian Literasi KeuanganLiterasi keuangan merupakan kebutuhan dasar bagi setiap orang agar terhindar dari masalah keuangan.Kesulitan keuangan bukan hanya fungsi dari pendapatan semata (rendahnya pendapatan), kesulitan keuangan juga dapat muncul jika terjadi kesalahan dalam pengelolaan keuangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[],"class_list":["post-1285","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kegiatan-extern"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/af.co.id\/id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1285","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/af.co.id\/id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/af.co.id\/id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/af.co.id\/id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/af.co.id\/id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1285"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/af.co.id\/id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1285\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1304,"href":"https:\/\/af.co.id\/id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1285\/revisions\/1304"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/af.co.id\/id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1285"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/af.co.id\/id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1285"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/af.co.id\/id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1285"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}