Laporan Berkelanjutan Tahun 2025

1. Penjelasan Strategy Berkelanjutan

Memasuki tahun 2025 kondisi secara umum mulai berangsur membaik. Funding dari perbankan juga bisa didapatkan oleh PT Armada Finance, namun demikian pihak bank yang juga mempersyaratkan adanya jaminan fixed asset, dan ini tentu menjadi kendala karena jumlah fixed asset yang dimiliki perusahaan juga terbatas. Oleh karena itu perusahaan harus tetap selektif dan menerapkan mitigasi risiko yang ketat dalam menyalurkan pembiayaan. Dengan kondisi tersebut perusahaan tetap berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan keuangan berkelanjutan untuk tahun 2025 sesuai dengan yang sudah ditargetkan dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan Tahun 2024. Salah satu pelaksanaan Keuangan Berkelanjutan di tahun 2025 adalah Pengembangan Kapasitas Internal di semua level organisasi perusahaan. Sosialisasi dilakukan baik untuk karyawan baru maupun karyawan lama dengan tujuan agar semua karyawan akan dapat memahami dan menerapkan kegiatan kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan ramah lingkungan. Demikian juga setiap karyawan diharapkan dapat memberikan edukasi/literasi di sekitar tempat tinggal masing-masing akan arti pentingnya lingkungan tempat tinggal yang ramah lingkungan. Selain itu perusahaan tetap berkomitmen untuk mendukung usaha UMKM yang mencapai 66,81% dari keseluruhan portofolio pembiayaan perusahaan. Komitmen tersebut sebagai bentuk upaya perusahaan dalam penerapan implementasi POJK 51 tahun 2017.

2. Ikhtisar Kinerja Aspek Berkelanjutan

a. Aspek Ekonomi

           Tahun 2023          Tahun 2024          Tahun 2025
Pembiayaan405.751.434.500       506.256.828.761       516.258.428.000
Laba Rugi  12.847.848.646         26.181.132.042         32.380.967.897

b. Aspek Lingkungan hidup

       Tahun 2023       Tahun 2024        Tahun 2025
Penghematan Listrik     1.504.027.318      1,467.983.532       1.404.120.968
Penghematan Air        101.885.881         102.130.231          113.054.162   

c. Dampak positif dari penerapan keuangan berkelanjutan adalah mendorong setiap karyawan untuk mempunyai gaya hidup ramah lingkungan dan juga dapat memberikan sosialisasi di setiap tempat tinggal masing-masing akan arti pentingnya lingkungan tempat tinggal yang ramah lingkungan.

3. Profil Perusahaan

a. Visi Perusahaan

Menjadi salah satu perusahaan pembiayaan pilihan masyarakat, sebagai mitra yang setia untuk mengembangkan bisnis dan menumbuhkan kehidupan keluarga yang bahagia, berguna, dan berarti.

b. Misi Perusahaan

  • Meningkatkan kepercayaan terhadap PT Armada Finance di mata para kreditur, nasabah, serta pemangku kepentingan lainnya.
  • PT Armada Finance, Kantor Pusat Jalan Jendral Sudirman 165 Magelang (56125) Telpon (0293) 313777, Fax (0293) 313888, website: https://af.co.id email: hrd@af.co.id, mempunyai 2 Kantor Wilayah, 38 Kantor Cabang dan 16 Kantor Perwakilan.
  • Skala usaha PT Armada Finance
    1. Aset Ekuitas dan Kewajiban
    2. Ketenagakerjaan

3. Kepemilikan Saham

Pemegang Saham Prosentase Kepemilikan  Modal Disetor
PT Mekar Armada Jaya   85%170.000.000.000
David Herman Jaya   15%  30.000.000.000
Jumlah Saham100%200.000.000.000

4. Wilayah Operasional

Jawa BaratJawa TengahJawa TimurSumatraKalimantanSulawesiIndonesia Timur
BogorTegalMadiunLampungBanjarmasinMakassarDenpasar
BandungPekalonganKediriMetroSamarindaParepareMataram
TasikmalayaPurwokertoMalangTulangbawangTanah GrogotKendariRuteng
CirebonMajenangMojokertoPalembangTarakan Ende
IndramayuSemarangProbolinggoPekanbaruPangkalanbun Singaraja
 KudusJemberPadangSampit Bima
 Jepara PangkalpinangBatulicin  
 Tayu  Bontang  
 Purwodadi  Tenggarong  
 Salatiga  Berau  
 Solo  Balikpapan  
 Magelang     
 Wonosobo     
 Kebumen     
 Jogyakarta    

e. Kegiatan Usaha

PT Armada Finance bergerak dalam usaha pembiayaan dengan fokus usaha pada pembiayaan kepada debitur/calon debitur, baik untuk kegiatan usaha maupun untuk keperluan lainnya dengan pembayaran secara angsuran. Pembiayaan tersebut sebagian besar dengan jaminan kendaraan bermotor, khususnya kendaraan roda 4 atau lebih, dalam kondisi baru maupun bekas, berupa kendaraan niaga maupun kendaraan pribadi. Jenis pembiayaannya adalah pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja dan pembiayaan multiguna dengan jangka waktu angsuran 1 tahun sampai dengan 5 tahun. Adapun yang dijadikan agunan pembiayaan adalah Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) asli yang akan disimpan oleh perusahaan dan akan diserahkan kepada debitur apabila seluruh kewajiban pembayaran angsuran debitur telah lunas.

f. PT. Armada Finance menjadi anggota Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), dimana sangat banyak manfaat sebagai anggota APPI mencakup wadah untuk berkomunikasi dan berdiskusi seputar kegiatan usaha pembiayaan dengan segala permasalahan yang dihadapi. PT Armada Finance juga menjadi anggota Rapindo dibawah APPI sebagai sarana untuk mitigasi risiko pembiayaan. Dalam hal ini Rapindo bergerak dalam bidang pencatatan aset, sehingga dapat dihindari adanya jaminan BPKB ganda.

4. Penjelasan Direksi

  1. Mulai dari tahun pertama penerapan keuangan berkelanjutan, perusahaan mengutamakan sosialisasi tentang pembangunan berkelanjutan baik untuk internal perusahaan maupun untuk lingkungan masyarakat di sekitar perusahaan. Perusahaan juga membuat kebijakan internal dalam upaya mendukung SDGs dengan mendorong karyawan memiliki gaya hidup yang ramah lingkungan, penghematan biaya listrik dengan menggunakan lampu yang lebih hemat energi dan juga desain kantor yang ramah lingkungan (tidak banyak menggunakan lampu penerangan), mengurangi limbah plastik dan kertas, penghematan penggunaan air, serta melakukan optimalisasi penggunaan kendaraan operasional.
  2. Kebijakan pemenuhan strategi berkelanjutan menjadi dasar untuk menjawab tantangan penerapan keuangan berkelanjutan yang telah dimulai tahun 2020. Strategi utama adalah membangun kapasitas internal dengan melakukan sosialisasi tentang Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) untuk semua karyawan perusahaan. Setiap Sumber Daya Manusia (SDM) perusahaan diharapkan mempunyai komitmen untuk menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan, baik di lingkungan kantor ataupun lingkungan tempat tinggal. Dengan adanya komitmen ini akan sangat membantu perusahaan dalam menerapkan pembangunan berkelanjutan. Tantangan dalam penerapan pembangunan berkelanjutan adalah masih relatif minimnya informasi tentang pembangunan berkelanjutan, sehingga sebagian besar masyarakat masih belum tahu dan memahaminya. Oleh karena itu perusahaan berkomitmen untuk memberdayakan setiap SDM yang ada untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mengetahui, memahami dan menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.
  3. Meningkatkan pertumbuhan portofolio hijau menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan, dan perusahaan berkomitmen untuk memberikan pembiayaan untuk alat (panel listrik tenaga surya untuk skala rumahan), mesin, dan moda transportasi yang ramah lingkungan. Dengan adanya dukungan pemerintah kepada industri untuk menciptakan produk-produk yang ramah lingkungan diharapkan juga akan meningkatkan portofolio hijau bagi perusahaan. Perusahaan juga akan ikut serta dalam pembiayaan kendaraan bermotor tenaga listrik dan juga alat pembangkit listrik alternatif untuk skala rumahan. Namun demikian perusahaan masih belum dapat bersaing dengan perbankan ataupun perusahaan pembiayaan besar dalam menumbuhkan portofolio hijau. Dengan kondisi ini maka perusahaan tetap fokus untuk mendukung pembiayaan UMKM yang pada tahun 2025 mencapai 66,81% dari portofolio pembiayaan perusahaan. Ini merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap kebijakan pembangunan berkelanjutan yang dapat kami lakukan saat ini.
  4. Sebagai tindak lanjut dari terbitnya POJK No 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, perusahaan juga telah menyusun kebijakan pembiayaan untuk kemudahan akses pembiayaan kepada usaha mikro, kecil dan menengah. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mendukung pembiayaan UMKM sebagai bagian dari pelaksanaan RAKB. Pembiayaan UMKM ini mencapai sekitar 71,97% dari keseluruhan pembiayaan investasi dan modal kerja yang disalurkan perusahaan guna mendukung pelaksanaan dari RAKB di tahun 2025 dan juga tahun-tahun berikutnya.
  5. Penyesuaian Struktur Internal dan Tata Kelola, menerapkan Organisasi Perusahaan yang berkelanjutan, dengan memperhatikan penerapan Good Corporate Governance (GCG), dan manajemen risiko yang selalu dievaluasi untuk menjaga keberlanjutan perusahaan dalam jangka panjang.


5. Tata Kelola Berkelanjutan
Struktur organisasi perusahaan dapat digambarkan sebagai berikut:

Perusahaan berkomitmen untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia di setiap jenjang organisasi, mulai dari level bawah sampai dengan level teratas dengan tujuan menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, serta memiliki produktivitas kerja yang dapat diandalkan untuk mencapai tujuan perusahaan. Berikut datanya:

Dalam kondisi apapun, perusahaan tetap berkomitmen untuk menerapkan pedoman manajemen risiko sesuai dengan ketentuan dalam POJK No 44/POJK.05/2020 mencakup risiko strategis, risiko operasional, risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko hukum, risiko kepatuhan dan risiko reputasi yang melibatkan semua pemangku kepentingan untuk mencapai tingkat kesehatan perusahan (TKS) dan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dapat digambarkan sebagai berikut:

6. Kinerja Berkelanjutan

Penjelasan tentang kinerja berkelanjutan dapat dilihat di awal laporan berkelanjutan ini, baik mengenai kegiatan membangun budaya berkelanjutan ataupun pencapaian kinerja ekonomi selama tiga tahun terakhir. Melengkapi yang sudah disampaikan sebelumnya bahwa perusahaan melakukan pembiayaan dengan skema pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja dan pembiayaan multiguna yang dapat disampaikan sebagai berikut:

Dari data tersebut terlihat komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk pembiayaan dengan skema investasi dan modal kerja mencapai 94,69% dari total pembiayaan, dan sebagian besar adalah pembiayaan untuk kelompok UMKM (66,81%) dengan tujuan agar debitur yang termasuk dalam kelompok UMKM dapat meningkatkan usaha dan meningkatkan taraf kesejahteraan hidupnya.

Dukungan perusahaan terhadap pembiayaan UMKM menjadi prioritas perusahaan dalam penerapan implementasi POJK 51 Tahun 2017, selain juga komitmen lainnya seperti efisiensi energi, pencegahan dan pengendalian polusi dan lainnya.

Dalam bidang ketenagakerjaan, perusahaan juga berkomitmen untuk memberikan kesempatan bekerja kepada masyarakat pencari kerja sesuai kualifikasi yang ditetapkan perusahaan dan selalu menjaga untuk tidak melakukan adanya tenaga kerja paksa ataupun mempekerjakan tenaga kerja anak. Dalam bidang remunerasi, perusahaan selalu mematuhi ketentuan upah minimum yang ditetapkan oleh Pemerintah di setiap kantor cabang dan perwakilan beroperasi. Pengembangan kompetensi karyawan juga menjadi komitmen perusahaan dengan disertai menciptakan lingkungan kerja yang layak dan aman bagi semua karyawan.

Peran serta perusahaan dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat dapat dilihat dari kegiatan inklusi dan literasi keuangan yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya untuk masyarakat di sekitar kantor pusat maupun di kantor cabang dan perwakilan. Adapun mekanisme pengaduan dan tindak lanjut pengaduan masyarakat telah dapat ditangani dengan baik. Dalam bidang kesehatan, perusahaan aktif melaksanakan kegiatan donor darah secara rutin yang dilakukan setiap tiga bulan sekali yang diperuntukkan bukan hanya bagi karyawan perusahaan, tetapi juga diikuti oleh karyawan perusahaan lain di sekitar lingkungan perusahaan dan juga masyarakat umum di sekitar perusahaan. Dalam bidang sosial kemasyarakatan, perusahaan sesuai dengan kemampuan yang ada dan juga didukung oleh semua karyawan, memberikan bantuan kepada beberapa daerah yang terdampak bencana sebagai wujud kepedulian sosial dari perusahaan dan karyawan.

Komitmen perusahaan dalam bidang lingkungan hidup seperti yang sudah disampaikan dalam awal laporan ini adalah membuat kebijakan penggunaan energi dan material yang efektif, efisien dan ramah lingkungan. Penghematan kertas dilakukan dengan mencetak dokumen bolak balik, menggunakan sampul atau amplop bekas untuk surat menyurat internal perusahaan, dukungan divisi Teknologi Informasi (TI) dengan mengembangkan sistem yang mengurangi pencetakan laporan dan informasi. Pengurangan limbah plastik juga dilakukan dengan tidak lagi menyediakan air minum dalam kemasan plastik, baik bagi debitur, tamu kantor, maupun kegiatan rapat internal kantor, dan digantikan dengan menggunakan tempat minum yang dapat dicuci ulang. Penghematan listrik dilakukan dengan membangun beberapa kantor yang hemat penerangan dan juga mengurangi penggunaan AC freon yang tidak ramah lingkungan. Perusahaan tidak secara detail mencatat penggunaan kertas, listrik dan air dalam volume, namun pencatatan dan evaluasi dilakukan dalam bentuk biaya yang dikeluarkan, dan dapat dilihat di bagian awal dari laporan berkelanjutan ini.

Lembar Umpan Balik


Terimakasih telah membaca Laporan Berkelanjutan PT Armada Finance. Untuk meningkatkan kualitas pelaporan yang lebih baik di waktu mendatang, kami mengharapkan usulan, saran, kritik dari pembaca dan pengguna laporan berkelanjutan ini. PT Armada Finance berkomitmen untuk meningkatkan kinerja berkelanjutan yang terbaik untuk semua pemangku kepentingan.